BODDHISATTVA VOUW BY KO PARLINADI SUGIARTO TIBETAN PUJA ON DISCORD 6-11-22
Tim melihat sesi ini, tempat untuk saling belajar bersama sama karena saat ini saya pribadi sedang belajar topik ini juga, kita tidak ingin samsara. Tapi melainkan ingin bebas dari samsara kita mengembangkan tekad, bukan untuk diri sendiri tapi untuk semua makhluk apakah ada jurus jurus ampuh, mengatasi kegundahan hati kita ini dalam lamrim sudah dibahas untuk mengatasi semua itu, itu upaya dari diri sendiri mempunyai tekad untuk mencoba menjalankan tahapan itu, dalam kelas kita bahas lamrim jalan bertahap ada 3 level motivasi awal, menengah serta level motivasi tertinggi sangat jelas dipaparkan itu kalau kita ulang kembali, motivasi awal itu aspirasi yang kita capai apa kita ingin meninggal dengan tenang sukses.
Memiliki kehidupan mendatang lebih baik, itu aspirasi objek motivasi awal aku pengen udah mulai memikirkan, menyadari hidup ini berlanjut. Tidak hanya dalam kehidupan sekarang tapi berlanjut terus, karena sudah menyadari hal penting itu bukan hanya saat ini saja, maka harus lihat objektif kehidupan mendatang itu harus lebih baik dari masa yang sekarang ini, apa yang perlu dimeditasikan kita kokoh didalam kita ini yakin bahwa next life lebih penting dari kehidupan sekarang, yang kita harus meditasikan dalam outline lamrim kemuliaan kelahiran sebagai manusia, kita akan sangat respek dengan kehidupan sekarang perlu menyadari kematian, tiada yang kekal kematian itu pasti kalau lahir dialam rendah betapa besar kerugian lahir dialam rendah.
Dengan kita melihat lagi, betapa mulianya kehidupan sebagai manusia sangat sedih lahir dialam rendah, akan timbul rasa aspirasi. Bahwa kehidupan mendatang itu penting saat kita meninggal tiada rasa menyesal, kita menyadari kehidupan mendatang lebih penting supaya timbul aspirasi itu, dalam lamrim tidak hanya berhenti saat itu saja timbul aspirasi ini setelah aku timbul aspirasi ini, apa yang harus aku lakukan supaya bisa kita tanam benih itu supaya berbuah lebih baik dikehidupan mendatang, kita itu harus berlindung mengandalkan triratna harus praktik perbuatan, itu serangkaian tahapan lamrim motivasi awal kalau motivasi menengah itu hidup yang berkelanjutan.
Kita menyadari betapa banyak yang kita tanam, kehidupan sebelumnya kita tanam bisa saja kita masuk alam tidak beruntung, tiada jaminan kehidupan sekarang /selanjutnya lebih baik, kita harus bebas dari samsara ini. Harus kita bangun dalam bodhicitta pikiran bukan hanya ingin bebas dari sakit fisik, menginginkan semoga diri saya semua makhluk bebas dari samsara, bebas dari penderitaan samsara ini kalau kita membicarakan bodhicitta aku ingin melihat dirimu, bukan bebas dari sakit ini tapi bebas dari samsara itu aspirasi yang kita bangun dimotivasi menengah, apa yang mesti kita lakukan kalau dilihat dilamrim dijelaskan dengan gamblang, membahas 4 kebenaran ariya bahas kilesha apa yang perlu kita praktikan dalam outline, praktik sila meditasi & pandangan benar karena kita ingin bebas dari samsara yang pengen bebas dari samsara, bukan hanya diri sendiri saja ibu ibu kita musuh musuh kita ingin bebas dari samsara.
Diri kita dibandingkan semua makhluk, bebas sendiri meninggalkan begitu banyak makhluk yang ingin bebas dari samsara, aku ingin melakukan hal baik membuat aspirasi yang kita kembangkan dalam motivasi agung, 7 poin instruksi menyamakan & menukar diri dengan makhluk lain, itu semua topik perenungan. Itu yang kembangkan apsirasi bodhicitta apa yang perlu kita bangun, bodhisattva bouw banyak pedoman training pola pikir kita untuk membentuk diri kita, lalu ada 6 paramitta setelah kita bangkitkan aspirasi bodhisattva itu saling terkait satu sama lain, tiada yang superior / inferior kita semua bisa mencapai tahapan ini tidak mungkin sampai motivasi agung, kalau kita tidak lewat level motivasi awal menengah & agung, jadi ini mudah mudahan bisa memberi gambaran sekarang ini tujuannya apa yang kita pelajari, kan ada rasa gundah ini dipengaruhi oleh karma kita apakah menjalankan kehidupan ini, mau marah sedih bad mood hanya hidup dilandasi oleh gundah kilesha karma kita.
Kita hidup dengan tekad, tekad bodhicitta ini kita tidak lagi mau dijajah oleh karma juga kilesha kita, sekarang sudah beda mau hidup dengan tekad. Tidak hanya karma kilesha kita mau membuat hidup dengan tekad, kita itu hidup dengan tujuan kita ingin mengembangkan potensi, ingin membantu semua makhluk perlu mengembangkan potensi kita sendiri sehingga bisa membantu banyak orang, itu hidup dengan tekad kalau kita merasa tidak beruntung, itu kita perlahan tidak mulai hati kita tidak bereaksi negatif terhadap hal tersebut selalu menyerang kita, diri kita tidak selalu bereaksi negatif mungkin hanya secara teori perlahan kita melihat, semua pada dasarnya ia pasti memilih tidak marah marah akan timbul sebab tidak menyenangkan, karena dilandasi bodhicitta kalau welas asih itu mungkin dia membuat landasan hidup dengan tekad, gimana ya caranya kemarahan mereda supaya tidak membuat karma itu, apa yang harus kita lakukan supaya kita tidak marah marah.
Komentar
Posting Komentar