PERJUANGAN BY BHANTE CATTASENO ON YOUTUBE VJDJ 2-10-22
Kembali pada pagi hari ini, meskipun dalam kondisi hujan batin ini indah kalau tidak suka beribadah, itu akan mudah marah. Maka kita datang ke vihara ini supaya batin ini indah sebelum pergi polas poles, bulak balik depan cermin supaya terlihat wajah bersih supaya elok cantik & indah, pastikan hatinya juga bersih, jika belum maka harus dipastikan juga.
Supaya lebih bahagia, divihara ini sabbe satta bhavantu sukhitata semoga semua makhluk bahagia, tapi keluar vihara ada kecuali juga. Padahal semua ingin bahagia oleh karena itulah dikondisikan, batin yang indah maka hancurkan lobha dosha moha tujuan ini kita harus perjuangkan, supaya dapat keberhasilan baik duniawi / spiritual seperti orang orang untuk dapat status / tambahan uang, untuk bertahan hidup apapun yang diperoleh saat ini dibutuhkan perjuangan butuh berhari hari, berminggu minggu berbulan bulan bertahun tahun supaya dapat hal yang baik juga dalam hal spiritual sama.
Juga berjuang supaya bisa bebas sempurna semua, butuh perjuangan beliau mendapat tataran kesucian itu, bukan 1-2 hari tapi berhari hari bulan tahun. Itu sehingga bisa diperoleh untuk dapat sesuatu, itu harus melalui proses Pangeran Siddharta itu sudah bertahun tahun mencari sebab lahir & mati, itu ia dapatkan secara berjuang.
Lalu apa yang diajarkan, bukan memohon tapi kembangkan ajaran supaya dapat kebahagiaan supaya terkikis dari kebodohan, ini memiliki latar belakang kisah Punna seorang budak wanita, ia beristirahat sejenak. Melihat beberapa Thera memimpin itu para bhikkhu juga.
Beliau masih terus berjaga, aku gadis miskin tetapi orang baik ini masih terus berjaga hingga malam, mungkinkah ada yang digigit ular. Punna mengambil beras hancur untuk mengubah jadi roti, beliau pergi ke sungai membawa roti itu pada saat itu panna melihat Sang Buddha datang beliau ingin mendanakan roti itu kepada Sang Buddha, lalu beliau menerima persembahan itu & meminta untuk menggelar tikar kecil, beliau langsung memakan roti itu singkat cerita untuk memanggil punna, untuk menjawab kamu tidak bisa istirahat karena miskin demikian juga para bhikkhu.
Sang Buddha melantunkan syair Dhammapada 226, itulah latar belakang syair secara singkat untuk itu, kita juga bisa seperti itu. Apa yang didapatkan punna persembahan dana meditasi meminta sila, meditasi diajak untuk pengembangan batin agar bahagia meminta juga tuntunan sila untuk lebih bermoral, dana berarti berbagi pada mereka berbagi dengan bijaksana supaya melepas dari melekat.
Komentar
Posting Komentar