DERMA BUKA PINTU SURGA BY Y.M NYANAPADA MAHASTHAVIRA

 

Derma sering didengar semua orang secara umum orang mengenal ini derma bisa membuka pintu surga, untuk umat / awam biasa cukup puas dengan derma membuka pintu surga. Banyak yang belum tahu umumnya orang berdana tapi tidak ingin tahu, selesai berdana ya sudah sebab utama karena kurang tabungan masa lalu, sebab sebab derma terus menerus sudah tidak mau tahu tapi jika praktisi tidak cukup sampai sini selalu berusaha mengejar tidak cukup hanya disurga, setelah dialam dewa bisa jatuh ke alam rendah setelah berdana belum puas tapi jika yang sering mungkin sudah merasa bahagia, mereka tidak puas dengan pencapaian ini mereka ingin transformasi, bagaimana bisa belajar saling bersama Theravada, Mahayana, & Tantrayana.

            Perjalanan boddhicita sangat jauh mereka memiliki 3 syarat, mengapa ingin capai boddhicitta sudah sampai berderma pikiran yang sangat murni seperti ragi semalam fermentasi apa itu berderma? Bagaimana berderma dengan pikiran murni? Ada cara bagaimana pintu surga? Adalah pencapaian sekian juta tahun bisa sukar. Jadi manusia sesudah lahir disurga bagaimana derma bisa bekerja mau & apa yang dikembangkan praktisi mau mencari tahu hal yang ingin belajar bersama berdana dengan murni akan seperti ragi, mau dikembangkan dimana? Apa yang dikembangkan? Seorang guru ingin memberi petunjuk kita belajar sekarang sudah mudah, setelah buddha meninggalkan kita bagaimana belajar dhamma guru otentik jadi ketika kita memiliki karma baik, akan bertemu guru otentik.

            Ketemu seorang guru memiliki kemurahan hati kita berlutut, ketika kita duduk mereka memberikan sesuatu kita lebih baik memohon. Sering terjebak jika belajar sendiri, para bhikkhu setelah belajar diluar negeri rela kembali ke Indonesia terangkum dalam 84.000 volume dhamma di tipitaka ( Vinaya, Abhidhamma, Sutta) berapa biksu beruntung ketemu guru kita coba memiliki sedikit kerendahan hati tidak berarti semua guru untuk mengajar, apa hubungan dana & belajar dengan guru otentik? Kita merayakan kathina tahun ini secara visual bagaimana dia berkembang & beraksi hubungan dimana dhamma dengan berderma, berderma membuka pintu surga tanpa guru buka pintu asura tanpa guru berderma akan membuka pintu nirvana / tanah suci buddha ada guru nirvana itu butuh seorang guru cara praktik untuk nirvana, tanah suci buddha banyak sekali tanah suci Amitabha Buddha mudah bagaimana berderma bisa buka pintu surga; pikiran murni buka pintu asura tidak mau dengar guru, doesn, anggota sangha, orang tua itu bisa membuka pintu asura ada 3 pilihan: pilihan ketiga paling baik karena bebas dari 6 alam samsara hanya guru otentik yang bisa mengajar.

            Ketika orang menjalankan dana paramitta, sepuluh perbuatan baik / sad paramitta dana / derma bisa membuka pintu surga dalam dana paramitta itu dari dasa paramitta terlahir ke alam yang bisa meneruskan praktik. Kedua terlahir dialam surga / asura alam manusia di dimensi gaib seperti sebuah gunung ada 4 benua / 4 alam Jambudvipa selata Uttarakuru, bagian utara Aparagodonia dasa paramitta menjalankan paramitta pertama ada hasil rendah & menengah tanpa guru bisa lahir didunia sebelah utara bagian utara ini tiada warna kulit & ras, yang berbeda tidak terdengar tangisan sedih, banyak nikmati kesenangan indrawi semua orang yang hidup disana sehat tanpa penyakit & umur panjang meninggal usia 1000 tahun tidak perlu dikremasi, karena dimakan oleh burung burung umum pintu surga tapi khusus bangkitkan boddhicitta kuncinya berdana dhamma & vinaya sebagai guru jika kita punya karma pendukung harus ada kekuatan karma seseorang apa yang saya ajarkan sebagai genggam kondisi yang tertentu, guru yang bisa mengantarkan kita ke semua ajaran.

            Apakah kita mau belajar outer, inner, gabungan tripitaka secara umum membutuhkan guru yang pandai, ketemu seorang guru yang luar biasa kita harus memilik guru kalau otodidak itu bisa sesat. Kalau belajar sendiri? Kalau di Theravada, Mahayana & Tantrayana kita semua butuh guru otentik guru yang sudah menemukan cara kita tidak bisa ketemu guru kita juga sudah memiliki guru yang sudah ke Medan dengan bus, bisa dijelaskan tapi jika belum bisa susah, ciri cir guru otentik tapi kok bisa ke asura? Asura memiliki kemudahan sendiri mereka penuh kemarahan mereka sudah memiliki istana, asura itu juga wanitanya cakep cakep katanya asura suka membuat nabrak orang dijalan ada cerita demi cerita ketika kita kurang dalam berdana, ia bisa memberikan satu ragi jika ada rasa kerendahan hati kita, bisa ketemu sang guru yang baik itu.

            Berasa berbeda sekali ciri ciri guru otentik ajaran turun temurun tanpa terputus memiliki silsilah yang jelas, orang praktik dengan jujur kita bisa meyakini sebagai guru jika di Vajrayana memiliki guru yang jelas dengan berdana. Memunculkan ragi untuk bertemu guru otentik guru siapa silsilah yang jelas ketika buddha ingin lahir ke dunia di Tusita ada Boddhisattva Ajita ada 4 dunia yang dekat dengan kita manusia di Jambudvipa ini yang bisa memiliki 3 manusia Jambudvipa ini yang bisa praktik disini alam dewa penuh dengan rasa nyaman, jadi sangat sulit mendengarkan ajaran selama ini kita selalu bingung sila di Theravada, sumpah boddhisattva di Mahayana & Tantrayana sumpah boddhisattva sisi fleksibel ada 3 cara menjalankan irama aturan moralitas Sadparamitta dana & sila meditasi sudah dana dhayana mudra.

            Sudah sila jika fleksibel terletak pada pikiran jika pikiran yang tidak baik berarti melanggar sila theravada, bhante mahayana lebih ke suhu berdana paling mudah pancasila buddhist. Bagaimana cara jalankan seperti bhante Suryabhumi beliau mengatakan menjalankan 40% pancasila buddhist bisa lahir sebagai manusia, ada pertobatan & penyesalan guru otentik apakah sudah bertumpu pada guru tidak boleh mendengar dari guru lain? Vajrayana ada 2 macam guru 1 harus di ikuti, 1 harus dilepas masih awam apa bisa kita tahu guru cinta kasih otentik, tauladan persetujuan guru, apakah beliau bisa jadi guru kita harus analisa dulu gurunya, ketika kita sudah melihat semua ini jika sudah memiliki kemampuan cinta kasih tidak ambil untung, guru yang otentik beliau tidak menghalangi.

            Beliau malah senang mengarahkan tidak dibatasi, jika belajar yang tidak baik jangan bergaul dengan guru yang menyusahkan. Pertobatan Vajrayana & Mahayana tidak pada hari ini tapi pada masa lampau, karmanya mahayana ada paichan disusun oleh sesepuh guru mahayana, pertobaan diambil dalam tripitaka sutta kitab suci mahayana tentang pertobatan, namaskara kita mohon maaf sama korban dalam visual yang kita bisa melakukan tobat ada raja pertobatan 1 mantra bisa namaskara 3x memotong mata rantai, musuh dalam selimut namaskara didepan buddha sering mengikuti pertobatan sebanyak 300 kali bisa berubah semua bisa mengubah dengan pai chan 21x, 54x,108x bisa sebagai contoh yang berlatih benaran / bohongan jadi Therava memiliki cara sendiri.

            Mahayana juga memiliki cara latihan tersendiri pada zaman dulu beliau pernah membacakan cara meditasi mahayana, pada zaman revolusi kitab suci yang telah diajarkan kitab mahayana lebih banyak tersimpan di Jepang. Cara mengajar otentik / tidakini sangat penting vajrayana memiliki guru tidak terputus latihan, bagaimana artinya guru otentik punya SOP ada aturannya tidak sembarangan, bohong bohongan tidak terstruktur cara mengajar / metodelogi cara mengajar bagaimana berderma berdana bisa membawa kita ke pintu surga, kalau bisa lebih ke nibbana kita butuh guru diawal menceritakan sadparamitta bisa ke dana paramitta juga kalau memiliki kemampuan masa lalu, sangat kencang hasil luar / dalam sedikit perbedaan cara praktik luar dalam sampai rahasia ada hasil luar & hasil dalam serta rahasia masalah berdana.

            Apakah kita bisa dapat 2 motivasi murni / permohonan energi itu bisa mempertemukan, ketika mendapat pentasbihan suhu sangat sibuk memenuhi bisa bertemu yang lain guru gurunya dhamma ada 5 macam. Ketika inti dari pengembang mengapa dalam vajrayana ketemu guru? Sebetulnya harus menerima sesuatu benda yang ingin bertemu guru otentik, jangan tangan kosong bawa bunga bungaan / kain putih adalah murni suatu kekuatan yang murni keinginan yang baik, karena bunga mahal maka diganti dengan kain putih devosi ciptakan bakti jadi daya utama supaya ketemu guru untuk mampu ditransmisikan ajaran yang tertinggi dengan kondisi beragam harusnya tidak boleh tangan ksoong, ia akan kehabisan interaksi hasil dari berdana buah karma baik berdana materi kepada guru.

            Mendanakan waktu untuk mengabdi / melayani guru buah karma terbaik melakukan praktik sesuai instruksi guru misal bernamaskara 1000x, manfaat berdana kepada guru menanamkan devosi untuk ajaran mendalam sehinga mencapai pencerahan. Padmasambhava mengatakan tiga permata tersebut Buddha, Dhamma, & Sangha tidak butuh semangkuk air / penghormatan, tapi agar kita dalam perlindungan Triratna pesembahan kepada guru kebajikan memberikan persembahan kepada guru, semua sama kebajikan kepada buddha karena guru dari tubuh dhamma kaya / ajaran guru yang sangat khusus terkait dengan dana 3 kategori berderma kepada guru materi pada masa kathina, waktu & pengabdian kepada sangha beliau menuntun ajaran praktik sesuai instruksi guru / buddha.

            Kami yang awam dalam berdana kebutuhan tidak terganggu tapi berdana untuk uang tidak kurang, buddha memberikan kritik pada Ananthapindhika memberi sangat banyak buddha. Kamu harus minta maaf pada Ananthapindhika persembahan bunga dalam sehari ganti tiga kali sehari, ganti bunga ratusan juta semua dialtar buddha bunga, bagaimana membagi berapa persen berdana kamu minta maaf beritahu ananthapindikha baru berjumpa saya lalu bisa dikasih tahu baru bisa buka semua hasilnya, jadi disini ada percakapan antara dewa penjaga pintu rumah dengan buddha di rumah ananthapindhika ini sudah tidak memiliki harta lagi, dana hasil pendapatan 10 % intinya bahwa berdana tidak akan jatuh miskin bahkan Ananthapindhika dewa pintu itu juga menunjukkan harta karun untuk kembali berdana dengan rasa hormat penuh keyakinan, sebetulnya ada 14 permasalahan pokok cara belajar mahayana.

            Menjelaskan mendengarkan ajaran ini adalah permasalahan pokok itu paling mudah mau belajar, Theravada perlu guru, Mahayana perlu guru, Tantrayana juga perlu guru semua jalan terbaik bertemu guru, seorang bhikkhu yang mengerti kalau belum tidak bisa menjerumuskan bahwa berkali kali cari guru otentik. Ibarat sakit gigi datang ke dokter gigi jangan ke tukang gigi, semua ada gurunya carilah guru otentik supaya tidak terjerumus kebodohan yang mendalam jadi semua bisa mencapai kesuksesan harumnya bunga tidak dapat melawan arah angin.

            Harum kebajikan bisa melawan arah angin, jadi intinya berbuat baik kita harus lebih semangat untuk beajar ajaran yang baik untuk itu kita harus banyak berbuat baik. Agar menambahkan kebaikan bertemu guru spiritual jangan lupa terus berbuat baik agar selalu dalam lindungan triratna & para buddha demi tercapai nirvana, semoga semua makhluk berbahagia bebas dari dukkha & terlepas dari alam sengsara sadhu sadhu sadhu.

Komentar